Langsung ke konten utama

Pilihan dan Keputusan

Ketika lo dihadapkan dengan banyak pilihan, apakah pasti salah satu diantara pilihan itu akan lo jatuhkan? Pasti lo punya kriteria khusus supaya jadi pilihan lo kan? Atau mungkin lo bakal nyusun strategi jitu buat mutusin apa pilihan lo.

Sama kaya lo milih sekolah, lo liat dulu kualitas sekolahnya, akreditasi, fasilitas dan lain sebagainya. Gitu juga mau beli laptop, mesti rinci banget spec-nya apa aja... Abis itu, baru deh lo nge-arrange cara supaya dapet itu yang elo mau. Nabunglah, puasalah, hemat lah, belajar (case sekolah) everything deh! 


Sama aja kaya hidup, ketika lo dihadapin sama banyak pilihan, lo harus pinter-pinter milah-milih mana yg berkualitas untuk hidup lo atau yang merugikan kehidupan lo.

Sebenernya gue kurang setuju ttg statement "hidup adalah pilihan". Bagi gue, hidup adalah KEPUTUSAN! Karena, ketika lo sebut PILIHAN, lo akan ambil satu, dan buang sisanya. Pada saat lo buang itu sisa pilihan lo, pasti ada rasa kehilangan yang menghantui lo atau bahkan rasa bersalah? Mungkin juga kalo ternyata pilihan lo itu marah? Kecewa? Protes? Imposible is nothing, yes?

Yap, rumit memang... Cuma gimana yah, mau gak mau harus dijalanin fase hidup yang merumitkan ini. Kan hidup itu gak melulu indah, dan gak semua yang lo mau akan tercapai. Jadi ya, hindarilah memilih dan lekas memutuskan!



Akhirnya nambah lagi tulisan di blog ini. Ditulis saat hendak pergi tidur, dan dikuasi perasaan yang tak karuan. Mau marah, tp sama siapa? Mau nangis, padahal gak ada yang menyedihkan. Mau ceritaaaa, gak ada kawan bicara. Ya sudah, tidur dulu sanah! Ada bantal spesial tuh ;)





Komentar

  1. aku pernah mengalami fase hidup yang seperti ini hehe, gatau apa yang dilakuin sih ga perlu kebanyakan mikir yang ada hanya just do it. Dan lama kelamaan fase seperti ini juga bakal ilang, tapi ga menutup kemungkinan kedepan bakal ada lagi. Ya semua hanya perputaran...

    ah embuhlah :))

    BalasHapus
  2. heheh baru smpet mbales mas...
    ya memang, hidup emang suka iseng sih ya, adaaa aja yg bikin ribet gini hehe
    cuma ini mungkin harus terjadi biar aku nambah tau, nambah dewasa untuk belajar selama hidip

    *iki opppooooooo* :D

    BalasHapus

Posting Komentar

Pos populer dari blog ini

UNIVERSALISME VS PARTIKULARISME

Menurut survei yang dilakukan oleh Political & Economic Risk Consultancy yang berbasis di Hongkong, Indonesia adalah negara paling korup dari 16 negara di kawasan Asia Pasifik. (Kompas, 2012) Fakta yang mengkhawatirkan. Dengan indeks persepsi korupsi sebesar 1.9 dari angka terbesar 10, Indonesia dianggap sejajar dengan negara-negara baru yang sampai hari ini masih dililit masalah peperangan di mata internasional. kerugian akibat korupsi sama dengan dampak perang, bahkan bisa jadi lebih. Tentu Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN)  bukan istilah yang asing lagi di negeri ini. Menjelang jatuhnya Soeharto, KKN ramai disinggung dan dibicarakan. Pada masa reformasi, KKN semakin sering dibicarakan untuk diperangi demi pemerintahan yang bersih (good governance).

Operasi Geraham Bungsu (Impaksi)

Tulisan ini kubuat atas dasar pemikiran kawanku, Pandu Ashari, yang mengusulkan untuk dikenang dalam blog. Sungguh, ia sangat mencerahkan. Lumayan, menambah warna tulisan di blog ini, tak selalu kelabu (read: galau).
*********
Aku terlahir sebagai anak yang malas menggosok gigi. Biya kecil, dulu, kalau makan selalu diemut dan lama. Konon, nasi-nasi atau makanan yang ada di dalam mulutku bisa sampai kubawa tidur saking lamanya mengunyah. Belum lagi ketergantunganku dengan minum susu di botol sambil tidur belum hilang sampai kelas 2 SD. Parah. Jangan tiru adegan itu ya. (Kalau punya sepupu, keponakan atau anak, cegahlah mereka.)

Ngurus STNK di SAMS(SUCK)AT

Jadi gini, pada hari Selasa, 5 Februari 2013, gue pergi bersama abang sepupu ke kantor SAMSAT di deket SCBD, Semanggi, buat ngurus STNK abang kandung yang hilang beserta dompet dan isinya. Dari latar belakang itulah lahir pengetahuan dan pengalaman gue ngurus keribetan birokrasi negeri ini dan sogok-menyogok depan mata.

Pertama-tama, pastikan dulu motor lo itu wilayah mana. Bisa dilihat dari tiga huruf di belakang plat nomer. Kalau huruf depannya T, berarti segala administrasi, berkas, data dan lain-lainnya ada di SAMSAT Jakarta Timur (T). Kalau B ya barat, S ya Selatan dan seterusnya. Contohnya motor gue B XXXX TPS, nah, udah pasti di timur lah ya.