Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2013

It's Long Gone

Aku berjumpa dengannya hampir dua tahun yang lalu. Takdir yang membawanya padaku. Kali itu aku sangat mengidam-idamkannya. Ia begitu terkenal, populer--sejagat raya. Secara fisik pun ia sangat ideal bagiku. Tak terlalu kecil, tak terlalu besar, tak terlalu kemayu, lumayan gagah, ah, ia begitu proporsional. Cintaku jatuh pada pandangan pertama.

Big Brother

Kumengenalnya lebih lama dari fase metamorfosis ulat menjadi kupu-kupu. Lebih lama dari usia kehamilan gajah, sapi, kambing, tikus, kelinci, kucing dan mamalia lain di muka bumi ini. Kumengenalnya lebih dalam dari dalamnya lubang septic tank atau lubang-lubang lain yang terdalam.

Dying

oh well. this is sunday again. 20th of Oct. i hate being at home and alone, of course i do nothing because they remind me to the past. i need someone to talk neither my mother or your dad, but i need you, indeed. i need you to share the laugh or even we do cry together. i need a big hug not the french kiss. i want to see your smile not your sad eyes. i need your true love to be proven not the words i doubt.

i hate tears. i hate anger. i hate pain but then ive got it all now. i do not have you, even... your love. umm, wait a sec...
do you still love me?
if you don't, therefore i have nothing...

should i keep writing for you? should i keep holding you?
oh, im dying...

Mirror

Di satu lorong. Gelap. Pekat. Berlantai putih keramik, sedikit pecah dan tidak rata. Di sisi-sisinya disesaki dengan beberapa perabot, sepeda, rak sendal dan segala peralatan rumah tangga.
Dia setengah berdiri di sisi dinding yang sedikit lega. Menyenderkan tubuhnya yang ditumpu lutut tertekuk. Memeluk tas yang terbilang berat di tangan kanannya dan mengalungkan helm di tangan kirinya. Hijabnya sedikit kacau. Terkoyak oleh angin di atas motor. Dia menunggu. Menunggu. Terus menunggu.

Operasi Geraham Bungsu (Impaksi)

Tulisan ini kubuat atas dasar pemikiran kawanku, Pandu Ashari, yang mengusulkan untuk dikenang dalam blog. Sungguh, ia sangat mencerahkan. Lumayan, menambah warna tulisan di blog ini, tak selalu kelabu (read: galau).
*********
Aku terlahir sebagai anak yang malas menggosok gigi. Biya kecil, dulu, kalau makan selalu diemut dan lama. Konon, nasi-nasi atau makanan yang ada di dalam mulutku bisa sampai kubawa tidur saking lamanya mengunyah. Belum lagi ketergantunganku dengan minum susu di botol sambil tidur belum hilang sampai kelas 2 SD. Parah. Jangan tiru adegan itu ya. (Kalau punya sepupu, keponakan atau anak, cegahlah mereka.)

I CAN'T MOVE ON

Hai. Tadi di resto Jepang, adikku memperlihatkan suatu tulisan yang ada di Nokia Express Music-nya bekas aku dulu.
"Kak, apaan nih? Lo yang nulis, ya?" "Mana?" Pintaku.
Jengjeeeeeeeeeeeeeenggg!!!
"Wahahahahahahanjriiiiiiiiiittttt!!! Masih ada? Astagaaaaa..." aku ter-anjrit-anjrit membacanya. "Gile, lo galau kak? Pake ada emot nangis gitu. Dih! Gue cuma ngerti 'I can't move on'-nya doang. Apaan sih, artinya?" Ledek si bungsu. "Ah, gak ngerti dah lo. Tanya Google Translate aje, langganan lo kan..."

Aku Sudah Besar

Kamu sudah besar,
kalau masalah datang, harus bisa diselesaikan sendirian...
Tak perlu dituntun Bunda,
atau bahkan digendong Ayah.

Kamu sudah besar,
ketika hati diserang perih, tahanlah kuat-kuat...
Tak lagi harus tonjok-tonjok lemari,
atau menangis di atas sajadah akan lebih tepat.

Hati-hati dengan Hati

Minggu pagi.  Setelah Sabtu malam kusendiri.  Setelah malam Mingguku lewati; sunyi, senyap, kasih enggan datang, cinta pun malas menghampiri. 
Aku bertanya; pertanda apakah ini?  Satu bisikan terdengar; cintamu mulai mati... Aku berkata lagi; tidak, tidak mungkin. Itu hanya kekhawatiranmu saja... Baguslah kalau begitu. Pupuklah cintamu dengan rasa percaya dan saling mengerti. Siramilah ia dengan kasih yang tak henti-henti. Berdoalah agar cintamu tak salah arti. Begitu katanya.
Kini aku mengerti. Bukan cinta yang salah gizi. Bukan kamu yang (terlihat) berlari pergi. Tapi aku yang selalu lupa diri. Sekali cinta, aku tak mau biarkan ia mati. Ya, kuusahakan pasti.
"Demi segala yang telah kita lalui, demi apa yang telah kita perjungkan, demi semua pengorbanan ini, tetaplah di sini. Jangan pergi; jalan perlahan atau pun berlari." 
Aku rasa alasan itu belum cukup, sayang. Pikirkanlah. Ada hal lain yang sangat kita butuhkan saat ini; keteguhan hati dan pendirian yang kuat di dalam s…

UNIVERSALISME VS PARTIKULARISME

Menurut survei yang dilakukan oleh Political & Economic Risk Consultancy yang berbasis di Hongkong, Indonesia adalah negara paling korup dari 16 negara di kawasan Asia Pasifik. (Kompas, 2012) Fakta yang mengkhawatirkan. Dengan indeks persepsi korupsi sebesar 1.9 dari angka terbesar 10, Indonesia dianggap sejajar dengan negara-negara baru yang sampai hari ini masih dililit masalah peperangan di mata internasional. kerugian akibat korupsi sama dengan dampak perang, bahkan bisa jadi lebih. Tentu Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN)  bukan istilah yang asing lagi di negeri ini. Menjelang jatuhnya Soeharto, KKN ramai disinggung dan dibicarakan. Pada masa reformasi, KKN semakin sering dibicarakan untuk diperangi demi pemerintahan yang bersih (good governance).

Ketika CInta Bergalauan

Selamat pagi!!!
Di rumahku, setiap subuh pasti dibangkitkan bunda dari tidur kami (anak-anak dan suaminya). Tujuannya ya supaya sembahyang (walaupun gak jamaah-an) hehehe. Nah, setelah subuh, haram hukumnya bagi bunda untuk tidur kembali; "Jauh rejeki, tau gak lo!!!!!" Seru bunda sambil menggedor-gedor pintu kamar dan membuka secara paksa. Kalau sudah begitu, aku--kami--bukannya takut dengan "jauh rejeki" yang bunda ancam, malah takut dengan belalaknya mata bunda. Bunda menyeramkan kalau sudah begitu.

Mendung Pagi Itu

Rajab, hari ke-3, pagi itu awan tidak memancarkan kebahagiaannya. Ia muram, agak kelabu. Ketika kusapa ia malah menangis, rintik-rintik awalnya, kemudian melebat meski butiran airnya masih kecil-kecil.
Berdirilah aku di dalam bus paling perkasa se-Tanah Abang-Ciputat, Kowanbisata 102. Sedikit sesak di dalam. Beberapa joki menumpang sambil menggendong anak atau bersenda gurau satu dengan yang lainnya. Di luar kulihat hujan semakin damai. Jalanan belum begitu ramai.

Dibalik MAYDAY 2013

Hi, Rob... how's your day? Bad? Oh, well, that's life, Rob.
Eh, ya, tutup pintu kamar dulu gih! Nah, kan begini enak, tho?Gimana tadi kuliahnya? Alhamdulillah UTS-nya lancar ya. Apa? Soalnya mudah? Gak nyangka ya, bisa semudah itu? Hehehe baguslah. Semoga hasilnya memuaskan ya, Rob... Mata kuliah writing, pripun? Seperti biasa lah ya, kena bentak dosen~~~Hari ini panas ya, tapi sih, sejak sore udah agak mendung. Tadi tiba di rumah jam berapa, Rob? Isya? Wuih, udah dijamak maghrib-nya? Alhamdulillah ya, tadi aku juga nyimak kamu lagi sembahyang sih... heheheheUm, izin tanya ya, Rob. Pas tadi lagi sujud, kok lama ya? Kamu kayak nangis gitu... Maaf, Rob, kamu nangis?
Loh, kenapa nangis? Kesal? Kenapa kesal?
Oh, kan kamu udah ngerti, gak semua rencana berjalan lancar dan kamu yang bilang juga, gak usah berharap kepada orang lain, yaaa kan? Terus masalahnya apa? Capek? Emang kamu abis ngapain?
Nunggu?
Wah, susah deh, emang itu hal yang paling kamu sebelin kan? Lalu, siapa yang …

Hari Demi Hari

Aku mahasiswi semester 6. Sudah 3 tahun duduk di bangku (sepanjang) ruang lantai 4 Tarbiyah UIN bidang bahasa Inggris. Hari demi hari aku lewati tentu dengan keluh. Apalagi jika teringat saat menjadi mahasiswa baru, tak ada semangat mengobar dalam diri ini.
Ya, aku terpaksa, terpaksa kuliah di kampus yang menghasilkan band Wali. Kampus yang melahirkan ratusan (mungkin ribuan) ustadz maupun ustadzah. Kampus yang sangat melimpah anak-anak lulusan pondok pesantren. Kampus yang didamba-dambakan para wali murid agar kelak setelah lulus nanti, sang anak memiliki akhlaq pun masa depan yang baik. Orang tuaku adalah bagian dari golongan itu.

She's Back

"Aaaak, ada elo? Kok??? Ih. Kenapa bangun lagi? Hidup lagi lo?" Aku terheran-heran. "Iya Ra, gue hidup lagi."
Wayan. Ia hidup kembali. Ia bangkit dari kuburnya. Ia kembali menghirup udara sesak dunia, kembali bersiap ditempa di bumi manusia ini.

Kekecewaan Berbanding Lurus dengan Harapan

Pada awalnya saya berasumsi bahwa arti kata harapan sama dengan impian. Namun sangat jelas kontrasnya. Harapan itu lebih riil dan impian hanya angan-angan. Nah, pernahkah kalian berharap? Atau tak mungkin tidak kalian tak pernah bermimpi. (Mimpi dalam konteks ini lebih kepada cita-cita, bukan bunga tidur). Saya percaya, semakin tinggi harapan kita terhadap sesuatu, akan semakin tinggi pula kesempatan kekecewaan yang kita dapat. Lain hal dengan impian.

Ngurus STNK di SAMS(SUCK)AT

Jadi gini, pada hari Selasa, 5 Februari 2013, gue pergi bersama abang sepupu ke kantor SAMSAT di deket SCBD, Semanggi, buat ngurus STNK abang kandung yang hilang beserta dompet dan isinya. Dari latar belakang itulah lahir pengetahuan dan pengalaman gue ngurus keribetan birokrasi negeri ini dan sogok-menyogok depan mata.

Pertama-tama, pastikan dulu motor lo itu wilayah mana. Bisa dilihat dari tiga huruf di belakang plat nomer. Kalau huruf depannya T, berarti segala administrasi, berkas, data dan lain-lainnya ada di SAMSAT Jakarta Timur (T). Kalau B ya barat, S ya Selatan dan seterusnya. Contohnya motor gue B XXXX TPS, nah, udah pasti di timur lah ya.

DARI BUNDA

Buat putriku tercinta: Robiatul'Adawiyah, selamat ultah semoga kamu panjang umur, selalu diberi kesehatan, kebahagiaan, kecantikan, keselamatan, kesuksesan & selalu dalam lindungan Allh SWT, amin. Ga terasa ya kamu dah memasuki usia dewasa 20th sudah usiamu hr ini, semoga kamu lebih bijak & arif dalam menyikapi hidup, doa ayah & bunda selalu mengiringi setiap langkahmu, jadilah wanita yg sehat, kuat & bermartabat.hbd sweety. we always lv u. - HAMIDAH via facebook

(Kartu) Ucapan

HAPPY BIRTHDAY TO ME! HAPPY BIRTHDAY TO ME! HAPPY BIRTHDAY, HAPPY BIRTHDAY, HAPPY BIRTHDAY TO ME!!!!

Kepala Dua

Terdengar suara pintu kamarku terbuka. Membangunkanku adalah sesuatu yang khas darinya, dengan hanya berdiri di ambang pintu yang terbuka tak seberapa lebar. Dengan lembut ia menyuruhku segera bangun dan sembahyang. Jika rasanya aku kelelahan dan terlihat lama untuk mengambil wudhu, pintu itu akan dibuka lebar dan sesekali disebutnya namaku dari kamarnya, mungkin sekali ketika ia masih belum beranjak dari posisi duduk tahiyat akhirnya.

Lapar Pangkal Galak

Gak dimana-mana, selalu, kalau perut lapar, emosi bawaannya udah di puncak aja gitu. Saya sering ngomelin mas-mas atau mbak-mbak yang dagangannya mau saya beli, tapi gayanya songong di Jakarta. Apalagi kalau kerjanya lamban. Arek Surabaya pun dapat giliran.

Pari Island in the Beginning of 2013

Aku tahu, ini kali pertamanya @naddnay@sarifebria@vieafifah@tiwultiwi@VJtantytata@Salamh_muu@fachmibaladewa  dan teman-teman lain untuk melaut pergi ke pulau, meninggalkan orang tua, rumah, bahkan patjar untuk bersenang-senang. Aku pun begitu, pertama kalinya aku ke Pulau Pari, salah satu gugusan pulau dari Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.

Liburan ini sebenarnya sudah diniatkan sejak pembelajaran semester lima awal, namun, bagai mobil rongsok yang onderdilnya tua, dikit-dikit mogok, kemudian gancang tiba-tiba, lalu mogok lagi, hingga sampai ada gertakan, baru melaksanakan. Ya, begitu lah kelasku. Dari awal rencana ke Bali dengan tabungan per-orang 20 ribu tiap minggu, tetap saja, hanya segelintir yang giat.