Sabtu, 25 Mei 2013

Ketika CInta Bergalauan

Selamat pagi!!!

Di rumahku, setiap subuh pasti dibangkitkan bunda dari tidur kami (anak-anak dan suaminya). Tujuannya ya supaya sembahyang (walaupun gak jamaah-an) hehehe. Nah, setelah subuh, haram hukumnya bagi bunda untuk tidur kembali; "Jauh rejeki, tau gak lo!!!!!" Seru bunda sambil menggedor-gedor pintu kamar dan membuka secara paksa. Kalau sudah begitu, aku--kami--bukannya takut dengan "jauh rejeki" yang bunda ancam, malah takut dengan belalaknya mata bunda. Bunda menyeramkan kalau sudah begitu.

Senin, 13 Mei 2013

Mendung Pagi Itu

Rajab, hari ke-3, pagi itu awan tidak memancarkan kebahagiaannya. Ia muram, agak kelabu. Ketika kusapa ia malah menangis, rintik-rintik awalnya, kemudian melebat meski butiran airnya masih kecil-kecil.

Berdirilah aku di dalam bus paling perkasa se-Tanah Abang-Ciputat, Kowanbisata 102. Sedikit sesak di dalam. Beberapa joki menumpang sambil menggendong anak atau bersenda gurau satu dengan yang lainnya. Di luar kulihat hujan semakin damai. Jalanan belum begitu ramai.

Minggu, 12 Mei 2013

Ingatlah Hari Ini

Kalau kamu sedang kesal denganku dan hendak pergi jauh dariku, cobalah ingat hari ini betapa sulitnya kita mencari waktu untuk bertemu.

Rabu, 01 Mei 2013

Dibalik MAYDAY 2013

Hi, Rob... how's your day? Bad? Oh, well, that's life, Rob.
Eh, ya, tutup pintu kamar dulu gih! Nah, kan begini enak, tho?

Gimana tadi kuliahnya? Alhamdulillah UTS-nya lancar ya. Apa? Soalnya mudah? Gak nyangka ya, bisa semudah itu? Hehehe baguslah. Semoga hasilnya memuaskan ya, Rob... Mata kuliah writing, pripun? Seperti biasa lah ya, kena bentak dosen~~~

Hari ini panas ya, tapi sih, sejak sore udah agak mendung. Tadi tiba di rumah jam berapa, Rob? Isya? Wuih, udah dijamak maghrib-nya? Alhamdulillah ya, tadi aku juga nyimak kamu lagi sembahyang sih... hehehehe

Um, izin tanya ya, Rob. Pas tadi lagi sujud, kok lama ya? Kamu kayak nangis gitu... Maaf, Rob, kamu nangis?
Loh, kenapa nangis? Kesal? Kenapa kesal?
Oh, kan kamu udah ngerti, gak semua rencana berjalan lancar dan kamu yang bilang juga, gak usah berharap kepada orang lain, yaaa kan? Terus masalahnya apa? Capek? Emang kamu abis ngapain?
Nunggu?
Wah, susah deh, emang itu hal yang paling kamu sebelin kan? Lalu, siapa yang kamu tunggu?
Oh, langganan ya, Rob... hehehe

Begini, tiap manusia kan ada kekurangan dan kelebihannya masing-masing, kamu gak boleh cuma inget kekurangan orang itu aja, seolah-olah dia gak ada usahanya. Ngertiinlah, mungkin emang begitu wataknya.

Iya, emang udah sering, ngebiarin kamu nunggu lebih dari dua jam, tapi kan dia juga gak lupa untuk minta maaf dan berusaha bikin kamu ketawa, Rob.

Kenapa? Kamu bosen denger maaf tanpa perubahan?
Hmm... Iya juga, tapi mau gimana? Mau ngehukum dia? Mending didoain aja, biar Allah kasih hidayah. Gak ada gunanya nyimpen kesel banyak-banyak, lama-lama, capek hati doang kan?

Waduh, duh, duh... santai Rob, santai! Gak usah ngamuk-ngamuk. Kayaknya masalah kamu banyak banget hari ini. Semuanya jadi disalahin. Satu persatu lah.

Masalah janji dengan kawan, coba tengok di luar, hujan kan? Nah, itu ngerti...
Terus apalagi???
Oh, jadi kamu ngerasa gak ditanggungjawabin sama orang yang udah buat kamu nunggu berjam-jam, udah janji juga, tapi balik duluan karena khawatir buku-bukunya kena banjir??? Huft, ribet ya.

Gimana ya, Rob, aku juga ikutan bingung. Hmm, sekarang gini, kalau dia tetap ikut kamu pulang, bakal jadi nambah repot kan? Hujan, macet, uh, bisa bayangin kan? Belum lagi kalau migrainnya kumat. Enakan juga begini, pulang sendiri bisa langsung bersih-bersih, tidur, ya gak?

Iya, iya, aku ngerti... Kamu tuh cuma belum bisa terima karena banyak waktu yang sia-sia untuk nunggu itu kan? Sekarang gini ajalah, ambil keputusan baiknya kamu, mau ambil sikap seperti apapun, itu hak kamu. Udah, ya... Bumi makin menjauhi matahari, hari makin malam, malam makin dingin, istirahatlah.

Kesalnya udah berkurang belum, setelah nulis dengan gaya ini? Belum?
Baiklah, silahkan lempar-lempar bantal-guling ya, Rob!
Selamat MAYDAY!!!