Langsung ke konten utama

Ketika CInta Bergalauan

Selamat pagi!!!

Di rumahku, setiap subuh pasti dibangkitkan bunda dari tidur kami (anak-anak dan suaminya). Tujuannya ya supaya sembahyang (walaupun gak jamaah-an) hehehe. Nah, setelah subuh, haram hukumnya bagi bunda untuk tidur kembali; "Jauh rejeki, tau gak lo!!!!!" Seru bunda sambil menggedor-gedor pintu kamar dan membuka secara paksa. Kalau sudah begitu, aku--kami--bukannya takut dengan "jauh rejeki" yang bunda ancam, malah takut dengan belalaknya mata bunda. Bunda menyeramkan kalau sudah begitu.

Ya, tentu aku bangun. Padahal dulu bunda tak sekejam itu. Masih ada toleransi yang tinggi kalau setelah subuh aku tidur lagi. Namun kini, bunda mulai menggalakkan peraturan itu setelah beliau menonton berbagai acara ceramah-ceramah di telivisi tentang bahaya setelah subuh tidur kembali.

"Mau,kamu punya suami galak??? Ha??? Mau, rejekinya diambil orang?!?!"

"Pantes banget ye, emaknye gedebag-gedebug di dapur, anaknye enak-enakan tidur!!! Dunia emang mau kiamaaaaaattttt!!! Tebalik semuenye! Emak udah kayak babu, anak kayak raja!!!"

"Banguuuuuuuuunnnnn?!?!?!?"

Huft. Begitulah kegiatan bunda setiap pagi setelah beliau membuat teh, susu dan makanan pembuka seperti roti bakar, pisang goreng dan lain-lain , tak lupa pula dengan main course sarapan yang dibuat dengan cinta dengan menu yang suka-suka hati bunda(hebat kan, bundaku). Nah, satu hal yang aku lakukan setelah sembahyang, nge-game di facebook!!! Atau kepoin facebook orang. Atau memeriksa koleksi online shop terbaru. Namun kali ini aku menemukan sebuah tulisan yang ketika aku membaca kembali, tawa mengundang. Bukan hanya tawa, tapi juga bahak. Silahkan menyimak.

*********

Pernah jatuh cinta? 
Gimana? Sakit? Berbunga-bunga? Atau pas jatuh, sakit lalu bertebaran bunga? 

Katanya, jatuh cinta itu indah... 
Katanya, jatuh cinta bisa bikin gila... 
Katanya, pas lg jatuh cinta, bukan cm gila, tp juga bodoh, bego, tolol, fudul dan kawan-kawannya... 
Katanya juga, cinta itu saling melengkapi... 
Cinta juga gak kenal usia, perbedaan... 
Cinta itu anugrah! 

Ya, begitulah katanya. 
Katanya juga, cinta itu dtg cm sekali. Sebanyak apapun mantan lo, gebetan lo, ya cintanya jatuh ke satu orang aja. Makanya banyak-banyak doa deh biar kita termasuk dalam golongan yang DICINTA atau TERCINTA ;) 

Tapi pernah gak, lo jatuh cinta secinta-cintanya, tapi dibarengi dengan galau segalau-galaunya? 
Banyak faktor sih, mungkin yg ditaksir udah punya pacar, beda agama, beda umur yang jauh, beda ras, status sosial atau sesama kelamin! *LOH KW yah lu!!! :D 

Jadiiiiiiiii... Gue itu termasuk orang yang cepet minder... Heeemm, gak pedean kalo uda diadepin sama yg lbh tinggi derajatnya, lebih hebat, lebih cantik, lebih pinter... Duh duh duh, udah jiper deh x_X 

Berkaitan dengan cinta, gue bukan tipe cewek yg ketil dlm seleksi pendamping hidup sih... Cuma, bolehlah yah berdoa supaya dpt yg terbaik. 

Well, saat ini ada beberapa pria (semoga bener-bener jantan) yg sedang berusaha menggambil hati gue #tsaaah, macem-macem karakternya; kalem, petakilan, macho, kemayu-kemayu mau, pengatur, pasrah. 
Seru sih, jadi bisa belajar how to face someone with their own characters and their uniqe sides, tapi gak jarang juga kalo gue suka minder ketika dibawa ke lingkaran temen gaulnya- borju, cendikiawan atau lainnya- keluarganya, cerita pengalamannya, atau lihat gaya hidupnya. 

So, masalahnya adalah ketika gue udah mantep dengan satu pilihan, tp harus berhadapan dengan tembok keraguan tentang perbedaan, lalu apa yang harus gue pasrahkan? 


Gue Bia binti Cacah ;)

March 5, 2012

*********

Tulisan itu tanpa kusunting lagi loh... Iya, waktu itu lagi galau. Padahal udah diberi dan dihadapkan dengan cinta yang luar biasa. Sekarang sudah tidak. Santai saja.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

UNIVERSALISME VS PARTIKULARISME

Menurut survei yang dilakukan oleh Political & Economic Risk Consultancy yang berbasis di Hongkong, Indonesia adalah negara paling korup dari 16 negara di kawasan Asia Pasifik. (Kompas, 2012) Fakta yang mengkhawatirkan. Dengan indeks persepsi korupsi sebesar 1.9 dari angka terbesar 10, Indonesia dianggap sejajar dengan negara-negara baru yang sampai hari ini masih dililit masalah peperangan di mata internasional. kerugian akibat korupsi sama dengan dampak perang, bahkan bisa jadi lebih. Tentu Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN)  bukan istilah yang asing lagi di negeri ini. Menjelang jatuhnya Soeharto, KKN ramai disinggung dan dibicarakan. Pada masa reformasi, KKN semakin sering dibicarakan untuk diperangi demi pemerintahan yang bersih (good governance).

Operasi Geraham Bungsu (Impaksi)

Tulisan ini kubuat atas dasar pemikiran kawanku, Pandu Ashari, yang mengusulkan untuk dikenang dalam blog. Sungguh, ia sangat mencerahkan. Lumayan, menambah warna tulisan di blog ini, tak selalu kelabu (read: galau).
*********
Aku terlahir sebagai anak yang malas menggosok gigi. Biya kecil, dulu, kalau makan selalu diemut dan lama. Konon, nasi-nasi atau makanan yang ada di dalam mulutku bisa sampai kubawa tidur saking lamanya mengunyah. Belum lagi ketergantunganku dengan minum susu di botol sambil tidur belum hilang sampai kelas 2 SD. Parah. Jangan tiru adegan itu ya. (Kalau punya sepupu, keponakan atau anak, cegahlah mereka.)

Ngurus STNK di SAMS(SUCK)AT

Jadi gini, pada hari Selasa, 5 Februari 2013, gue pergi bersama abang sepupu ke kantor SAMSAT di deket SCBD, Semanggi, buat ngurus STNK abang kandung yang hilang beserta dompet dan isinya. Dari latar belakang itulah lahir pengetahuan dan pengalaman gue ngurus keribetan birokrasi negeri ini dan sogok-menyogok depan mata.

Pertama-tama, pastikan dulu motor lo itu wilayah mana. Bisa dilihat dari tiga huruf di belakang plat nomer. Kalau huruf depannya T, berarti segala administrasi, berkas, data dan lain-lainnya ada di SAMSAT Jakarta Timur (T). Kalau B ya barat, S ya Selatan dan seterusnya. Contohnya motor gue B XXXX TPS, nah, udah pasti di timur lah ya.