Langsung ke konten utama

Aku Sudah Besar

Kamu sudah besar,
kalau masalah datang, harus bisa diselesaikan sendirian...
Tak perlu dituntun Bunda,
atau bahkan digendong Ayah.

Kamu sudah besar,
ketika hati diserang perih, tahanlah kuat-kuat...
Tak lagi harus tonjok-tonjok lemari,
atau menangis di atas sajadah akan lebih tepat.


Kamu sudah besar,
tentu kamu tahu caranya berdiri, berjalan, dan berlari...
Sendiri saja, karena tak mungkin orang lain menghabiskan waktunya demi membantu kamu bangkit.

Kamu sudah besar,
seperti Bunda harapkan; jadilah wanita sehat, kuat dan bermartabat...
Ya, kan? Laksanakan!

Kamu sudah besar,
harusnya kamu sudah bisa perlahan-lahan menggapai mimpimu,
mencapai apa yang orang-orang cintaimu harapkan.
Bukan lagi berharap tinggi-tinggi pada makhluk yang tak lagi mencintaimu...

Kamu sudah besar,
belajarlah dari masa lalumu...
Sebab, anak panah akan melesat cepat setelah ditarik mundur.

Kamu sudah besar, Biy...
berkembanglah...
Jangan biarkan dirimu menyusut dan terhanyut...
jadilah orang besar.

Sesulit apapun hidup, ia hanya akan bisa dilewati dengan tetap menjalani hidup.

Komentar

Pos populer dari blog ini

UNIVERSALISME VS PARTIKULARISME

Menurut survei yang dilakukan oleh Political & Economic Risk Consultancy yang berbasis di Hongkong, Indonesia adalah negara paling korup dari 16 negara di kawasan Asia Pasifik. (Kompas, 2012) Fakta yang mengkhawatirkan. Dengan indeks persepsi korupsi sebesar 1.9 dari angka terbesar 10, Indonesia dianggap sejajar dengan negara-negara baru yang sampai hari ini masih dililit masalah peperangan di mata internasional. kerugian akibat korupsi sama dengan dampak perang, bahkan bisa jadi lebih. Tentu Korupsi, Kolusi dan Nepotisme (KKN)  bukan istilah yang asing lagi di negeri ini. Menjelang jatuhnya Soeharto, KKN ramai disinggung dan dibicarakan. Pada masa reformasi, KKN semakin sering dibicarakan untuk diperangi demi pemerintahan yang bersih (good governance).

Operasi Geraham Bungsu (Impaksi)

Tulisan ini kubuat atas dasar pemikiran kawanku, Pandu Ashari, yang mengusulkan untuk dikenang dalam blog. Sungguh, ia sangat mencerahkan. Lumayan, menambah warna tulisan di blog ini, tak selalu kelabu (read: galau).
*********
Aku terlahir sebagai anak yang malas menggosok gigi. Biya kecil, dulu, kalau makan selalu diemut dan lama. Konon, nasi-nasi atau makanan yang ada di dalam mulutku bisa sampai kubawa tidur saking lamanya mengunyah. Belum lagi ketergantunganku dengan minum susu di botol sambil tidur belum hilang sampai kelas 2 SD. Parah. Jangan tiru adegan itu ya. (Kalau punya sepupu, keponakan atau anak, cegahlah mereka.)

Ngurus STNK di SAMS(SUCK)AT

Jadi gini, pada hari Selasa, 5 Februari 2013, gue pergi bersama abang sepupu ke kantor SAMSAT di deket SCBD, Semanggi, buat ngurus STNK abang kandung yang hilang beserta dompet dan isinya. Dari latar belakang itulah lahir pengetahuan dan pengalaman gue ngurus keribetan birokrasi negeri ini dan sogok-menyogok depan mata.

Pertama-tama, pastikan dulu motor lo itu wilayah mana. Bisa dilihat dari tiga huruf di belakang plat nomer. Kalau huruf depannya T, berarti segala administrasi, berkas, data dan lain-lainnya ada di SAMSAT Jakarta Timur (T). Kalau B ya barat, S ya Selatan dan seterusnya. Contohnya motor gue B XXXX TPS, nah, udah pasti di timur lah ya.